Get Adobe Flash player
  • 1451090365_stop_calo.jpg
  • 1451090780_jam_kerja.jpg
  • 1451091076_prosedur_perkara.jpg
  • 1451091085_prosedur_informasi.jpg

SOP PROSEDUR PENGEMBALIAN SISA PANJAR BIAYA PERKARA

 

PERTAMA :

Setelah Majelis Hakim Membaca Putusan Yang Terbuka Untuk Umum, Kemudian Ketua Majelis Membuat Perincian Biaya Yang Telah Diputus Dan Diberikan Kepada Pemegang Kas untuk Dicatat Dalam Buku Jurnal Keuangan Perkara dan Buku Induk Keuangan Perkara.

KEDUA :

Pemohon/Penggugat selanjutnya Menghadap ke Pemegang Kas Untuk Menanyakan Perincian Penggunaan Biaya Perkara Yang Telah Ia Bayarkan Dengan Memberikan Informasi Nomor Perkaranya.

 

KETIGA :

Pemegang Kas Berdasarkan Buku Jurnal Keuangan Perkara MemberiPenjelasan Mengenai RincianPenggunaan Biaya Perkara Kepada Pemohon/Penggugat.

 

Catatan :

Apabila Terdapat Sisa Panjar Biaya Perkaranya, Maka Pemegang Kas Membuat Kuitansi Pengembalian Sisa Panjar Biaya Perkara Dengan Menuliskan sejumlah Uang sesuai Sisa Yang Ada Dalam  Buku Jurnal dan Diserahkan Kepada Pemohon/Penggugat Untuk Ditandatangani.

Kuitansi Pengembalian sisa Panjar Biaya Perkara Terdir Dari 3 (Tiga) Lembar:

Lembar Pertama Untuk Pemegang Kas

Lembar Kedua Untuk Pemohon/Penggugat

* Lembar Ketiga Untuk Dimasukkan Kedalam Berkas Perkara


KEEMPAT :

Pemohon/Penggugat Setelah Menerima Kuitansi Pengembalian Sisa Panjar Biaya Perkara dan Menandatanganinya, Kemudian Menyerahkan Kembali Kuitansi Tersebut ke Pemegang Kas.

KELIMA :

Pemegang Kas Menyerahkan Sejumlah Uang Yang Tertera Dalam Kuitansi Beserta Tindasan Pertama Kepada Pihak Pemohon/Penggugat.

 

CATATAN :

Apabila Pemohon/Penggugat tidak Hadir Dalam sidang Pembacaan Putusan Atau Tidak Mengambil Sisa Panjarnya Pada Hari Itu, Maka Oleh Panitera Melalui Surat Akan Diberitahukan adanya Sisa Panjar Biaya Perkara Yang Belum Ia ambil.

Dalam Pemberitahuan Tersebut Diterangkan Bahwa Bilamana Pemohon/Penggugat Tidak Mengambil Dalam Waktu 6 (enam) Bulan maka Uang Sisa Panjar Tersebut Akan Dikeluarkan Dari Buku Jurnal Keuangan Yang Bersangkutan dan Akan Dicatat Dalam Buku Tersendiri Sebagai Uang Tak Bertuan (1948 KUHP Perdata), Yang Selanjutnya Uang Tak bertuan Tersebut akan Disetorkan Kekas Negara.

Last Updated (Wednesday, 16 March 2011 02:32)

 
WAKIL KETUA

FOTO HAKIM DAN PEGAWAI
  • 3.jpg
  • 9.jpg
  • 12.jpg
  • 13.jpg
  • 14.jpg
  • 15.jpg
  • 16.jpg
  • 17.jpg
  • 17a.jpg
  • 19a.jpg
  • 23.jpg
  • 24.jpg
  • 26.jpg
  • 27.jpg
  • 28.jpg
  • 29.jpg
  • 30.jpg
  • 31.jpg
  • 33.jpg
  • 34.jpg
Kinerja PA Pinrang
Efektifkah Kinerna Pengadilan Agama Pinrang ?
 
Online
We have 24 guests online
Statistik Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini22
mod_vvisit_counterKemarin189
mod_vvisit_counterMinggu ini845
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin1172
mod_vvisit_counterBulan Ini4427
mod_vvisit_counterBulan Kemarin7553
mod_vvisit_counterSeluruh Hari1001620

We have: 23 guests, 1 bots online
Your IP: 18.232.125.29
 , 
Today: Feb 20, 2020
Top 3:
Unknown flag 52%Unknown (10743)
Indonesia flag 11%Indonesia (2186)
Ukraine flag 8%Ukraine (1741)
20770 visits from 114 countries
Link